RoryHidayat">http://www.dreambingo.co.uk/RoryHidayat">

Rory Hidayat

Rory Hidayat
yang punya blog ni...yang Nulis...

Pengikut

Jumat, 06 Mei 2011

Teknik Pemboran

1.Nilai resistivitas material-material bumi

Material Resistivity (Ohm-meter)

Air (Udara) _

Pyrite (Pirit) 0,01 - 100

Quartz (Kwarsa) 500 – 800.000

Calcite (Kalsit) 1 x 1012 - 1 x 1013

Rock Salt (Garam Batu) 30 - 1 x 1013

Granite (Granit) 200 – 100.000

Andesite (Andesit) 1,7 x 102 – 45 x 104

Basalt (Basal) 200- 100.000

Limestones (Gamping) 500 – 10.000

Sandstones (Batu Pasir) 200 – 8.000

Shales (Batu Tulis) 20 – 2.000

Sand (Pasir) 1 – 1.000

Clay (Lempung) 1 – 100

Ground Water (Air Tanah) 0.5 – 300

Sea Water (Air Asin) 0.2

Magnetite (Magnetit) 0.01 – 1.000

Dry Gravel (Kerikil Kering) 600 – 10.000

Alluvium (Aluvium) 10 – 800

Gravel (Kerikil) 100 – 600

(Telford, 1990)

2.Self Potensial

Perbedaan potensial dihasilkan di dalam bumi atau di dalam batuan yang teralterasi oleh kegiatan manusia maupun alam. Potensial alami terjadi akibat ketidaksamaan atau perbedaan material-material , dekat larutan elektrolit dengan perbedaan konsentrasi dan karena aliran fluida di bawah permukaan. Hal lain yang mengakibatkan terjadinya self potensial di bawah permukaan bumi yang mana dipetakan untuk mengetahui informasi di bawah permukaan, self potensial dapat dihasilkan oleh perbedaan mineralisasi, reaksi (kegiatan) elektromkimia, aktivitas geothermal dan bioelektrik oleh tumbuh-tumbuhan (vegetasi). Telford, Geldart and Sheriff (1990) membuat formula tentang persamaan untuk perbedaan potensial. Umumnya metode SP (self potensial) adalah metode yang diinterpretasikan secara kualitatif dan bukan metode yang berusaha untuk mengkalkulasi berapa ukuran anomali dari suatu benda penyebab anomali, karena tidak diketahui bentuk dari benda tersebut, densitas atau konsentrasinya dari beragam massa dan elektrikal propertisnya.

3.Gamma Ray

Pada batuan sedimen unsur-unsur radioaktif banyak terkonsentrir dalam batuan shale atau clay dari jenis potasium, sehingga log gamma ray besar kecilnya intensitas radioaktif akan berkaitan dengan keberadaan mineral clay dalam batuan. http://2.bp.blogspot.com/_XDhgYlcSKOs/SYUwtRRBzqI/AAAAAAAABME/sgbaP3FVqBs/s400/gr1.jpg

Unsur radioaktif umumnya banyak terdapat dalam shale dan sedikit sekali terdapat dalam sandstone, limestone, dolomite, coal, gypsum, dll. Oleh karena itu shale akan memberikan response gamma ray yang sangat signifikan dibandingkan dengan batuan yang lainnya.

1 komentar:

bayoe mengatakan...

Mantap sekali blognya....
http://drilltech.blogspot.com